Bola Lucky 13
Ulasan Berita dan Jadwal TV Sepakbola Paling Lengkap
Menu

Adu Kuat Dengan Malaysia, Indonesia Digebuk 0-3 July 19, 2017

Adu Kuat Dengan Malaysia, Indonesia Digebuk 0-3

Adu Kuat Dengan Malaysia, Indonesia Digebuk 0-3

Baru menjalani debutnya di laga grup H ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 ’18 melawan Malaysia hari ini (Rabu, 19 / 7 / 2017) waktu setempat, Indonesia langsung keok digebuk 0 – 3.

Sejak awal, timnas Negeri Jiran sudah memberikan tekanan keras yang membuat Garuda Muda kalang kabut. Alhasil suasana di Supachalasai National Stadium Bangkok Thailand langsung pecah, begitu melihat gedoran pertama Malaysia ke gawang Indonesia terjadi hanya berselang 4 menit dari kick off. Skor pun langsung dipimpin oleh Malaysia 1 – 0.

Gol pertama timnas Malaysia, berawal dari Syafiq Ahmad yang dengan lihai menyambut umpan lambung dari tengah lapangan. Syafiq yang sudah menguasai bola, langsung mendriblenya ke arah kotak putih. Tanpa bertele-tele, ia langsung dengan cepat membidik ke sudut mati kiper timnas Indonesia, Satria Tama yang saat itu berinisiatif untuk maju kedepan. Sontak, laju bola yang tidak mampu dijangkau oleh Satria pun tersarangkan ke jala Indonesia. Malaysia akhirnya memimpin pertandingan dengan keunggulan skor 1 – 0 pada menit ke 4.

Pada menit ke 19, giliran Jafri Firdaus yang kali ini berhasil menyundul bola ke gawang Garuda. Dimana sebelumnya, bola dilayangkan lewat free kick oleh Danial Amier. Blunder yang sama dilakukan lagi oleh kiper Satria, yang lagi-lagi bergerak maju keluar dari area penalti. Sontak, bola yang melesat tajam pun kembali tidak mampu dijangkau olehnya.

Ditinggal 0 – 2, Indonesia pun semakin stress. Mencoba untuk mengejar ketertinggalan, Ricky Fajrin kali ini mencoba untuk memasukkan bola dari luar kotak putih pada menit ke 20. Namun sayang, kiper Ifwat Akmal yang memagari gawang Malaysia masih bereaksi jauh lebih cepat daripada tembakan Ricky. Upaya bikin gol dari timnas Garuda pun mampu digagalkan oleh timnas Malaysia.

Selanjutnya, pola pertahanan Indonesia pun semakin terbaca oleh kubu lawan. Malaysia bisa dengan jelas melihat Indonesia yang tengah melakoni skenario set piece. Melihat lini belakang Indonesia yang sedang gundul karena set piece, Nadarajah Thanabalan pun bisa dengan bebas bergerak mendekati bibir gawang untuk melakukan finishing dari ‘corner kick’ yang dieksekusi oleh Syazwan Andik. Nadarajah yang menyambut bola dengan tandukan tajam, lamgsung memperbesar keunggulan timnya menjadi 3 – 0. Kedudukan ini tetap bertahan hingga akhir babak 1.

Coba menerapkan taktik yang telah disusunnya, Luis Milla pun memasukkan Evan Dimas pada babak ke 2. Upaya ini bisa dibilang lumayan bekerja. Melihat pemain lini belakang Malaysia yang bisa dibuat sedikit pontang-panting daripada sebelumnya oleh Indonesia. Kendati begitu, Malaysia berusaha untuk bermain cerdik dan mempertahankan keunggulan 3 – 0 yang sudah diraihnya itu.

Pada menit ke 62, Hargianto mencoba untuk memperkecil kedudukan dengan menembak bola secara on target. Sayang, kiper Ifwat berhasil menepak bola yang melaju dari sepakan keras Hargianto terebut.

Hanya berselang 2 menit, Febri Hariyadi kembali mencoba peruntungannya. Begitu menerima operan dari Evan Dimas, Febri langsung menguasai bola dan mulai bergerak maju. Tapi begitu berhadap-hadapan dengan kiper Ifwat, Febri malah jadi gerogi. Alih-alih membidani gol, sepakan Febri justru malah mengeluarkan bola keluar lapangan.

Lantaran semakin panik, Garuda pun jadi bermain agak kasar. Hingga pada akhirnya Asnawi Mangkualam sampai menekel Sean Eugene Selvaraj hingga terjerembab keras dan mencium tanah. Sontak Jarred Gavan Gillett, selaku wasit yang bertugas pun langsung menodong Asnawi dengan kartu merah, sekaligus mengusirnya keluar dari lapangan pada menit ke 70.

Bermain dengan 10 orang, semakin menyulitkan Garuda untuk melawan. Serangan-serangan yang dilakukan oleh Febri dan Evan Dimas pun semuanya mendadak tumpul. Alhasil, Malaysia mampu menyudahi laga dengan berhasil menyelamatkan keunggulan telaknya 3 – 0 atas indonesia.

Dengan kekalahan tersebut, Indonesia sama sekali belum mengkoleksi angka di fase grup H. Selanjutnya, Indonesia bakal mendapat kesempatan lagi untuk kembali mengumpulkan angka besok lusa (Jumat, 21 / 7 / 2017). Dimana, Mongolia bakal menjadi seteru Garuda berikutnya.

Berita Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *