curug cikaso

Misteri Curug Cikaso

Misteri Curug Cikaso

Misteri Curug Cikaso

Sebuah destinasi wisata air terjun di ujung selatan Sukabumi satu ini kabarnya menjadi tempat favorit banyak para juru kamera. Wisata air terjun yang dimaksud tidak lain adalan Curug Cikaso. Nama Cikaso sendiri merupakan nama sungai yang mengalir dari hulu. Hulunya berada di Sukabumi bagian utara. Air nya bermuara di Pantai Selatan, tepatnya di Kecamatan Surade, Sukabumi Selatan. Keindahan destinasi wisata tersebut tentu tak lepas dari misteri yang menyelimutinya. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai misteri Curug Cikaso, berikut penjelasan lengkap mengenai apa itu Curug Cikaso.

Dari hulu hingga muara, air sungai Cikaso mengaliri beberapa curaman tebing-tebing sungai sehingga membentuk curahan air terjun yang menjadi lokasi pemotretan favorit banyak juru kamera. Air terjun Cikaso atau yang lebih populer dengan nama Curug Cikaso terletak antara Jampang Kulon dan Surade.

Setidaknya, limpahan air sungai yang sangat deras tersebut berada di ketinggian lebih dari 50 meter. Sehingga tak mengherankan jika pemandangan yang ditawarkannya begitu megah dan menawan. Saking berlimpahnya, terdapat sebuah danau alami di bawahnya. Danau kecil tersebut menawarkan air jernih berwarna kehijauan.

Namun, jangan terburu-buru untuk lompat dan berenang. Danau tersebut ternyata berhasil menipu banyak pengunjung yang datang. Kedalamannya lebih dari 10 meter, sehingga bagi anda yang mungkin tergiur untuk berenang, harus ekstra hati-hati.

Selain berenang, Curug Cikaso dilengkapi dengan fasilitas tambahan berupa beberapa unit perahu dayung atau yang dikenal dengan nama perahu jukung oleh masyarakat sekitar. Satu unit perahu dapat memuat hingga 10 orang pengunjung.

Dengan merogoh kocek relatif terjangkau, yakni 3.000 rupiah per orang, anda dapat menikmati keindahan yang ditawarkan oleh Curug Cikaso. Dana yang dibayarkan tersebut diperuntukan sebagai pendapatan desa setempat. Masyarakat pun tak enggan untuk memberikan ban-ban bekas secara sukarela untuk pengunjung yang tidak bisa berenang.

Curug Cikaso terdiri dari tiga titik air terjun, di mana salah satunya terletak beberapa meter agak menyudut di sisi kanan. Tebingnya menghadap ke arah tenggara, sehingga memberi kesan air terjun ini seperti terasing dari dua lainnya.

Di balik keindahannya, tahukah anda bahwa Curug Cikaso menyimpan kisah mistis yang mampu membuat banyak pengunjung berpikir dua kali sebelum melakukan hal yang sepatutnya tidak dilakukan selama berkunjung.

Sejak dahulu, daerah sekitar Curug Luhur Cikaso terkenal angker. Menurut penuturan warga di sana, area curug tersebut banyak dihuni para mahluk halus. Masyarakat sekitar mengenal beberapa istilah yang mengaitkan keberadaan mahluk halus di sana seperti, lulun samak atau pusaran air yang menyerupai pusaran angin puting beliung. Selain itu, area curug tersebut juga diyakini sebagai tempat berkembangnya habitat buaya raksasa.

Meski ramai dikunjungi wisatawan, tapi keangkeran Curug Luhur Cikaso dan Sungai Cikaso tetap melekat kuat di kalangan warga sekitar. Konon, setiap tahunnya selalu memakan korban manusia. Bahkan, menurut cerita warga di sana, korban dari kalangan wanita hampir semuanya masih berstatus perawan.

Beberapa wisatawan yang pernah mengambil foto di lokasi ini, kerap ada penampakan jin dan mahluk halus menyerupai seekor ular yang melayang di angkasa pada hasil jepretan mereka. Atau terkadang, penampakan itu menyerupai seorang gadis cantik tengah menunggang kuda melayang di antara jatuhan air curug.

Menariknya, misteri Curug Cikaso yang banyak diperbincangkan oleh pengunjung diperkuat dengan kehadiran kuncen yang senantiasa menjaga area sekitar Curug Cikaso. Ki Hamali, orang yang selama ini bertugas menjaga bangsa jin agar tak mengganggu pengunjung disana dikenal sebagai seorang pemberani dan dipercaya memiliki kemampuan menyelam hingga empat jam lamanya tanpa bantuan tabung oksigen. Menurut Ki Hamali, Curug Cikaso memang dijaga oleh beberapa jin yang sudah berkuasa sejak ribuan tahun lalu. Namun, selama pengunjung tidak melakukan hal-hal aneh, tentu penguasa Curug Cikaso tak akan marah.